Itusaya.com
/Di tanah di mana debur ombak berbisik lembut memeluk pesisir, riuh rendah tabuhan gending baleganjur membahana menyapa langit. Di tengah wangi dupa yang menari-nari di udara, masyarakat Hindu Bali ternyata memiliki tradisi unik dan menarik yang sering mereka istilahkan sebagai sebuah perjalanan panjang yang agung yakni Upacara Ngaben. 

Upacara ini menjadi tradisi suci dalam mengkremasi mayat, dan mereka mengganggap upacara ini bukanlah tentang panggung duka yang menyayat hati, melainkan sebuah gerbang pelepasan jiwa yang disambut dengan senyum keikhlasan.   

Bagi masyarakat Bali, jasad manusia hanyalah seumpama "baju fana" yang dipinjam dari alam. Ketika sang peminjam mendengarkan panggilan pulang, jasad kasar tersebut harus dikembalikan ke tempat asalnya. Lewat bade, menara megah yang menjulang tinggi bagaikan tangga menuju awan. 

Kemudian jasad almarhum diarak bahu-membahu oleh warga desa dengan semangat kebersamaan yang hangat. Arak-arakan yang diputar di persimpangan jalan menjadi lambang perpisahan manis, memutus ikatan rindu sang jiwa dari memori duniawi. 

Puncak prosesi ditandai ketika kobaran api suci menyala di atas wadah berwujud lembu atau sarana ritual lainnya. Api tersebut tidak dipandang sebagai tirai kehancuran, melainkan bagai "sapu pemurni" yang membersihkan segala lelah dan sisa keterikatan jasad. 

Di saat raga perlahan melebur menjadi debu, atma (roh) dibebaskan untuk terbang mengepakkan sayapnya menuju pelukan sang pencipta. Rangkaian sakral ini kemudian diakhiri dengan prosesi nganyut, yakni dilarungnya abu jenazah ke laut lepas. 

Samudra luas pun menyambut abu tersebut bagaikan "ibu yang memeluk kembali anaknya", menandai kembalinya seluruh unsur kehidupan ke pangkuan alam semesta. Ngaben menyisakan satu pesan mendalam bagi yang masih bernapas: bahwa kematian sejatinya bukanlah akhir cerita, melainkan langkah awal pulang menuju rumah keabadian dengan senyuman dan kedamaian.

Pengen tahu lebih detail tentang tradisi ini, ada baiknya berkunjung langsung ke tanah dewata!

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.